APLIKASI MIKROKONTROLLER AT89S51 DALAM SISTEM MEMBUKA DAN MENUTUP PINTU GERBANG SECARA OTOMATIS
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Di zaman modern seperti sekarang ini, selain untuk meringankan kerja manusia, alat-alat yang digunakan oleh manusia diharapkan mempunyai nilai lebih daripada hanya untuk meringankan kerja manusia. Nilai lebih itu antara lain adalah kemampuan alat tersebut untuk lebih menghemat tenaga dan waktu yang diperlukan manusia dalam melakukan suatu kegiatan.
Sebagai contoh untuk membuka pintu garasi rumah harus dilakukan dengan menggerakkan pintu tersebut dengan tangan. Hal ini membutuhkan tenaga dan waktu yang sebenarnya dapat dihemat bila ada sebuah peralatan elektronis yang dapat membuka atau menutup pintu garasi gerbang dengan pengendali jarak jauh.
Peralatan elekronis ini harus dapat membuka atau menutup pintu sesuai dengan kehendak kita dengan menggunakan sebuah pengendali jarak jauh. Pekerjaan dalam membuka dan menutup pintu gerbang biasanya dilakukan secara manual yang tentu saja merepotkan apalagi bagi orang yang sudah berada di dalam mobil yang membuat enggan beranjak keluar hanya untuk membuka pintu yang dirasa kurang efisiensi waktu. Apalagi konstruksi dari pintu gerbang yang besar akan membuat orang semakin malas membuka pintu hingga menutup dan menguncinya kembali.
Hal-hal tersebut meskipun terlihat sepele ternyata juga bisa membuat orang repot setiap saat harus membuka dan menutup pintu gerbang rumah. Permasalahan tersebut bisa diatas dengan suatu alat yang bisa mengoperasikan pintu gerbang tanpa harus mengerahkan tenaga secara langsung untuk membuka dan menutup pintu tersebut. Alat tersebut merupakan suatu alat pengendai pintu gebang dari jarak jauh. Penulis di sini akan mencoba mengatasi masalah di atas dengan membuat suatu alat yaitu pengendali pintu gerbang dengan remote control. Alat ini ntuk mengendalikan pintu gerbang meliputi membuka kunci, membuka pintu, menutup pintu, dan mengunci kembali pintu gerbang tersebut.
Satu hal yang juga sangat penting adalah keamanan dari sistem tersebut yaitu penguncian pintu gerbang. Tidak lengkap dan tidak aman jika sistem tersebut hanya bisa membuka dan menutup saja. Akan lebih lengakap jika hanya orang-orasn tertentu yang bisa mengoperasikan alat tersebut. Hal ini bisa dilakukan dengan kombinasui tombol yang ada pada remote kontrol, dan jika salah mengoperasikan maka harus dilakukan reset yang hanya diketahui orang yang memiliki akses. Bila perintah yang diberikan adalah perintah membuka maka motor akan mengerakkan pintu gerbang untuk membuka. Pintu gerbang tersebut sebenarnya dapat berhenti secara otomatis apabila limit switch pembatas buka pintu gerbang telah bekerja. Hal ini juga berlaku untuk proses menutup pintu. Selain itu juga dilengkapi dengan pengunci yang bisa untuk mengunci bila pintu sudah dalam kondisi tertutup, dan juga operasi untuk membuka kunci.
Atas dasar pertimbangan itulah maka alat ini dibuat dengan tujuan mempermudah dalam membuka dan menutup pintu gerbang yang tidak efektif. Sistem ini cukup handal digunakan untuk kelancaran mobilitas pekerjaan. Alasan inilah yang membuat penulis tertarik dalam membuat ”Sistem Membuka dan Menutup Pintu Gerbang Secara Otomatis” ini.
1.2 Permasalahan
Permasalahan utama dalam perancangan sistem elektronis ini adalah:
1. Bagaimana membuka, menutup, dan mengunci pintu dengan pengendali secara remote.
2. Bagaimana rancangan sistem tersebut berjalan dengan praktis dan aman dengan hak akses yang terbatas.